Langsung ke konten utama

Antara bahagia dan rasa Sedih

kebanyakan orang mengatakan bahwa masa-masa indah itu ada di masa SMA, di masa itulah kebanyakan orang mengenal dan menemukan berbagai macam hal. tapi bagiku antara bahagia dan rasa sedih tuh berbeda tipis. karena apa? keduanya membuat aku sulit untuk berpikir jernih. begitu juga kehidupan aku selama di SMA, ada beberapa hal yg membuat aku merasa bahagia dan ada banyak hal yang membuat aku selalu merasa sedih.
seorang teman.
pusat kebahagiaan itu bagi aku adalah hadirnya beberapa teman dan sahabat disamping kita. sepintar dan sebaik apapun diri kita jika tidak seorang pun ingin mendekat dan berteman dengan kita itu semua gaakan ada gunanya. di SMA aku merasakan hal yang seperti itu. seperti yangaku bilang sebelumnya ada hal-hal yang membuat aku bahagia dan banyak hal yang membuat aku sangat sedih. aku bahagia karena aku bisa merubah beberapa kepribadian aku yang buruk menjadi lebih baik. aku bisa melakukan beberapa hal yang membuat orang disekitar aku menjadi senang khususnya orang tua. aku bisa belajar dengan lebih baik, menjadi seorang anak yang tekun (kata orang sih), walaupun dihari sebelumnya itu tidak pernah ada dalam kamus kepribadianku dan itu adalah beberapa kebahagiaan yang aku miliki ketika aku dudukdi bangku SMA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analis film I Not Stupid Too Menurut Teori Psikologi

Review film I Not Stupid Too Film ini menceritakan tentang persahabatan dua orang remaja yang bernama Tom dan Chenchai, mereka adalah murid di sekolah “Singaphore High School”, mereka termasuk murid yang bandal di sekolah namun mereka sebenarnya adalah anak yang pintar, namun karena guru dan orang tua yang salah dalam mendidik jadilah mereka yang seperti itu. Dimulai dari sekolah, mereka yang berada di dalam suatu kelas regular dengan seorang guru yang selalu fokus pada kekurangan mereka, selalu memarahi murid-muridnya ketika tidak mengerjakan PR dan mendapat nilai yang buruk. Ada salah seorang guru bahasa china yang tidak bisa mengajar dengan baik di kelas, metode pembelajaran beliau disamakan dengan metode belajarnya dulu ketika beliau bersekolah, sehingga pembelajaranya pun susah dimengerti oleh murid-muridnya. berbeda dengan kelas lain , murid-muridnya berkata bahawa “rumput tetangga memang lebih nikamat,” Merka sangat iri terhadap kelas tetangga dengan guru yang selal...

Teenage

          hidup emang tak semudah apa yang saya bayangkan, benar-benar rumit. apalagi dimasa-masa remaja ku saat ini. mmm.. penuh dengan beban, penuh dengan konflik. terkandang aku berpikir, aku sangat merindukan masa-masa kecilku, hidup tanpa beban, melalui hari-hari dengan menyenangkan dan penuh canda tawa, bahkan saya pun bisa menangis dengan lepas, sekencang-kencangnya tanpa ada rasa malu. andaikata diusiaku yang ke 16 tahun ini saya masih bisa menangis seperti itu, mungkin hidup akan terasa lebih melegakan. tapi.. roda akan terus berputar, hidup tak hanya pada satu posisi. dan di usia ku yang menginjak remaja ini saya baru bisa meresakan adanyan perbedaan itu. untuk nangis aja susah banget,kalau pun saya ingin nangis aja saya harus ngumpet-ngumpet dulu biar ga ketahuan orang lain. dan disinilah letak permasalahan saya. saya merasa jarang sekali merasakan kebebasan hidup selama di SMA ini. seperti ada sesuatu yang mengikat raga dan jiwa saya, hinggu saya san...

Fokus Dan Konsentrasi

Seperti yang dikatakan guru saya, seorang guru tafsir yang sangat sabar dan tiada henti untuk memotifasi kami. sekarang saya tau apa yang seharusnya saya lakukan dimasa terakhir di SMA ini. Melatih konsentrasi dan fokus. Oke! Jika otak sedang bekerja untuk memikirkan sesuatu, cobalah untuk lebih selektif. Maksudnya.. Selama ini apa yang menyebabkan saya sangat susah untuk berkonsentrasi dan fokus adalah karena dalam berpikir saya tidak hanya memikirkan satu hal saja, tapi semua beban tertumpuk dalam pikiranku sehingga ketika ada suatu hal yang penting dan harus dipikirkan, malah bercampur aduk dengan segala beban saya, itulah   saya kira kenapa seseorang sangat susah berkonsentrasi. Jadi.. yang dimaksud dengan selektif dalam berpikir adalah memilah-milah mana yang perlu dipikirkan dan mana yang tidak perlu, jika sudah menemukan apa yang lebih perlu dipikirkan pada saat itu, fakuslah dan buang segala sesuatu atau hal-hal kecil yang tidak terlalu perlu untuk dipikirkan dan ...